Benarkah? Rasa Bosan Bisa Bikin Umur Pendek?

Benarkah? Rasa Bosan Bisa Bikin Umur Pendek?

KESEHATAN KITA BERSAMA

Benarkah?  Bosan Bisa Bikin Umur Pendek? - Setiap orang pasti pernah merasa bosan. Banyak orang yang menganggap bahwa perasaan bosan tidaklah membahayakan karena akan hilang dengan sendirinya. Namun, menurut sebuah penelitian terbaru, rasa bosan bisa memicu kematian datang lebih cepat.

Penelitian Dr John Eastwood dari York University baru-baru ini membuktikan bahwa rasa bosan erat kaitannya dengan risiko depresi, tidak takut bahaya, makan berlebih dan penyalahgunaan zat terlarang. Berbagai risiko tersebut dikaitkan lagi dengan risiko mati muda.
Tanda-tanda orang bosan menurut Dr Eastwood diantaranya susah memperhatikan suatu hal, sadar kalau susah memperhatikan, dan menyalahkan keadaan karena jadi susah memperhatikan. Kebanyakan orang cenderung mengalihkan perhatian pada hal lain yang makin membuatnya tidak fokus.Padahal menurut Dr Eastwood, kemampuan memusatkan perhatian pada satu hal adalah salah satu kunci untuk menghindari rasa bosan. Rasa bosan itu seperti pasir hisap. Makin kita berusaha menghindar, makin cepat kita akan tenggelam di dalamnya,” kata Dr Eastwood.
Untuk mengatasi rasa bosan, beberapa tips yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut.
1. Lakukan sesuatu yang berbeda
Mungkin tidak harus serta merta cari pekerjaan baru, bisa juga dengan meminta variasi tugas atau pindah bagian.
2. Tinggalkan rutinitas
Sesekali jangan langsung duduk di depan TV sesampainya di rumah. Lakukan sesuatu yang berbeda dari rutinitas, minimal sekali dalam sepekan.
3. Jangan pernah menunda-nunda
Berlaku untuk urusan hidup maupun pekerjaan. Menunda sangat buang-buang waktu.
4. Belajar fokus
Para psikolog mengatakan, seseorang yang mampu mengatasi gangguan saat sedang memusatkan perhatian maka hidupnya cenderung lebih memuaskan.
5. Bergaul dengan orang yang menyenangkan
Kebosanan seperti candu, dan saat dikelilingi oleh orang yang memiliki kecanduan yang sama, maka Anda semakin dalam tertarik ke dalam pusaran kebosanan. Kenali dengan siapa Anda banyak menghabiskan waktu, baik dalam relasi langsung atau sekadar teman online chatting, BBM, dan sebagainya. Buat diri Anda candu dengan orang yang  tidak diliputi juga dengan kebosanan. Cara termudah untuk bergaul dengan orang yang menyenangkan adalah dengan berubah jadi seseorang yang juga menyenangkan minimal bagi diri sendiri. Caranya cukup dengan melaksanakan poin 1 sampai 4.
6. Kenali, hadapi dan duduk hening saat bosan datang
Hal pertama yang harus Anda lakukan saat bosan menyerang adalah menyadari bahwa Anda sedang bosan. Berapa sering kebosanan itu datang? Berapa kali pikiran Anda beralih dari apa yang sedang Anda kerjakan? Apakah sering Anda melakukan hal tanpa tujuan, misalnya di tengah-tengah menyelesaikan tugas kantor, Anda lebih tertarik browsing internet? Daripada lari dari rasa bosan, cobalah menjadi bagian dari kebosanan itu. Duduk hening dengan kebosanan Anda. Daripada menyibukkan diri dengan hal lain tanpa sepenuh hati dan perhatian, cobalah tidak melakukan apa-apa. Biasanya ini akan memunculkan kebosanan kembali, namun Anda lebih menyadari sumber kebosanan sebelumnya.
7. Menyelingi membaca dan menulis.
Banyak orang membaca saat bosan. Walaupun ini adalah cara yang efektif, namun di sisi lain membaca bisa dijadikan adalah sarana lari dari yang Anda hadapi. Kini, cobalah menulis jurnal dan menceritakan pengalaman (kebosanan) Anda. Anda juga bisa lebih kreatif membuat fiksi atau tulisan apapun. Yang penting dari kedua aktivitas membaca dan menulis telah mensinergikan energi diri, yaitu menarik dan mendorong (informasi). Ini juga berfungsi bagi proses otak yang lebih aktif. Dari Berbagai Sumber

0 Response to "Benarkah? Rasa Bosan Bisa Bikin Umur Pendek?"